¤ MEMBERI TANPA MENGINGAT ¤
Jika seseorang masih bisa tetap “MEMBERI” saat hidupnya kekurangan, itu sama halnya dengan sedang “memiutangi” Tuhan,,
(Amsal 19:17) dia akan menerima upahnya segera dan berlipat kali ganda, (Matius 10:42)
Masalahnya adalah, biasanya sangat sulit sekali untuk bisa memberi saat kita sendiri membutuhkan, kadang untuk menutupi kekurangannya sendiri aja masih dicari sana sin, sangat tidak mudah untuk bisa lakukan ini.
Ingatlah, saat sesorang ada kesempatan bisa MEMBERI di saat kekurangan, sesungguhnya, Tuhan sedang memberi “kesempatan” untuk melihat bagaimana tangan Tuhan membawa dirinya keluar dari kemiskinan/kekurangan hidupnya dengan caraNya yang ajaib,,
(Markus 12:44)
Tuhan sangat disenangkan, “Bisa MEMBERI saat kekurangan artinya Bisa MENSYUKURI apa yang Tuhan Beri...”
Kemudian, jika seseorang diberikan kekayaan dan kelebihan, lantas ia diberi kesempatan juga untuk bisa “MEMBERI”, Sesungguhnya ia sedang diberi “Kesempatan” oleh Tuhan,
untuk senantiasa “INGAT” selalu untuk berbuat baik, di mana ia sedang dijadikan “ALAT” KerajaanNya sebagai “saluran” berkat-Nya, Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya. (Matius 10:42)
Masalahnya adalah, banyak orang kaya/berkecukupan yang jika mau memberi atau menolong org lain, seringkali banyak pertimbangan untung rugi, ingin dihargai/dipandang, atau hanya ingin dapatkan pujian.
Ada juga yang pura-pura rohani dan dermawan di gerejanya, tidak didasarkan ketulusan tapi hanya ingin “dianggap hebat” atau diterima, dan “didengarkan” suaranya. "Sesungguhnya orang seperti itu sudah mendapatkan “upahnya”, (Matius 6:2)
Tuhan sangat kecewa,,
Sebab MEMBERI dengan menuntut balas sangat dekat dengan mengeluh atau “bersungut-sungut”. Contoh, seseorang pasti bisa bersungut-sungut bila seseorang sudah memberi “bantuan” tapi akhirnya tidak sesuai dengan apa yg diharapkannya,
“GIVE WITHOUT REMEMBERING, RECEIVE WITHOUT FORGETING"
TUHAN YESUS Mengasihi, Memberkati & Menyertai saudara/i semua...
No comments:
Post a Comment